
Jalur santai di kaki tembok
Senja di ketinggian jalan, bersama orang lokal
Semua orang naik ke tembok; hampir tak ada yang menyusuri kakinya. Rute senja ini selalu di permukaan jalan — gang bar, ruang jalan kaki warga di bawah bata, nyala lampu di gerbang selatan, dan gang jajanan yang menempel di lengkung gerbang barat.
Pemberhentian 1 · Jalan

Mulai sore hari di Lorong Defu, jalan bar dari rumah halaman era Qing. Kopi atau bir kerajinan di ambang pintu berusia seratus tahun; gang ini baru bangun menjelang pukul lima.
Pemberhentian 2 · Jalan

Belok ke selatan ke kaki tembok dan ikuti Lorong Shuncheng ke barat — meja catur, kursi tukang cukur, jemuran, bata berusia 600 tahun membayangi jalur sepeda. Ini ruang jalan kaki orang lokal.
Pemberhentian 3 · Objek wisata

Muncul di alun-alun Gerbang Selatan menyambut tembok yang menyala saat senja. Perhatikan bendera dan penari plaza; lewati pendakiannya — malam ini soal kaki tembok.
Pemberhentian 4 · Hidangan

Henti lapar: gang jajanan di dalam lengkung gerbang barat. Sebuah guokui — roti pipih keras dari tungku batu — adalah satu makan penuh seharga secangkir kopi.
Pemberhentian 5 · Hidangan

Akhiri di tempat asap mengepul: sate domba baru turun dari pemanggang di mulut gang. Jintan, cabai, dan satu bingfeng lagi kalau masih ada ruang.